Cara Menggunakan Mesin Stamper

Cara Menggunakan Mesin Stamper

Stamper adalah salah satu dari alat alat bangunan yang berfungsi untuk memadatkan timbunan tanah. Stamper ini sering dipakai pada pekerjaan material sipil untuk bangunan rumah, pemadatan halaman, jalan raya dan pemadatan timbunan lainnya. Biasanya kita sering melihat untuk memadatkan sisa tanah galian yang berada di pinggir jalan. Jika tidak diratakan maka sisa galian akan menggangu para pengendara dan pejalan kaki karena tertutupi material tanah dan bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Cara Pengoperasian Mesin Stamper/ tamping rammer, sebagai berikut :

1. Cek bahan bakar

Cek bahan bakar, apakah sudah terisi atau belum. Hal yang harus diperhatikan adalah pengisian bahan bakar tidak boleh terlalu penuh, karena getaran dari mesin stamper yang cukup kuat akan menyebabkan bakan bakar tumpah.

2. Cek mur dan baut

Agar tidak terjadi kebocoran pada bahan bakar oli maka lakukan pengecekan baut dan mur sebelum menjalankan mesin stamper. Pengecekan mur dan baut sangat penting dilakukan, mur dan baut harus pada kondisi yang kuat, mengingat mesin stamper memiliki gaya getaran vertikal yang kuat dan untuk menghindari terjadi kecelakaan kerja.

3. Menghidupkan mesin

Bukalah katup pada bahan bakar ke posisi terbuka pastikan kondisi mesin dingin,

  • hidupkan dan buka knop chuck pada posisi terbuka.
  • Tarik grip starter secara cepat sehingga mesin stamper bunyi dan posisi hidup.
  • Kembalikan posisi knop chuck pada posisi tutup agar suara mesin stabil.
  • Setelah posisi mesin stamper sudah hidup lakukan pemanasan sekitar 3-5 menit pada kecepatan paling rendah/stasioner.

4. Menjalankan mesin

Setelah di panaskan, pada kecepatan rendah secara perlahan-lahan atur posisi kecepatan tuas dengan memindahkan kait pengatur secara perlahan-lahan untuk menghindari rusaknya kopling pemindah. Setelah itu lakukan pemadatan dengan kecepatan yang konstan.

5. Pemeliharaan

Lakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala terhadap saluran bahan bakar, pergantian oli mesin dan pelumas terhadap bagian kaki penghentak. Gantilah oli pada pemakaian pertama setelah 50 jam pertama pemakaian, penggantian selanjutnya sebaiknya setelah 100 jam pemakaian.

6. Penyimpanan

Jika mesin stamper tidak digunakan dalam waktu lama, di anjurkan untuk mengkosongkan bahan bakar. Saat menyimpan posisi kran, bensin harus tertutup/off dan di simpan ditempat yang kering .

Demikian cara menggunakan mesin stamper, semoga dapat bermanfaat bagi Anda yang mungkin ingin memiliki mesin stamper. Di orient.co.id penyediakan berbagai macam kebutuhan teknik, alat konstruksi dan perkakas berkualitas.


Artikel populer